Timesnusantara.com — Samarinda. Minimnya alokasi anggaran untuk sektor pariwisata di Samarinda menjadi sorotan DPRD Kota Samarinda.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menilai bahwa dana sebesar Rp4 miliar yang dialokasikan untuk pariwisata sangat tidak mencukupi untuk mendorong perkembangan sektor ini secara signifikan.
“Saat ini, anggaran untuk pariwisata hanya Rp4 miliar, sementara sektor olahraga memperoleh sekitar Rp60 miliar. Jika pemerintah ingin serius mengembangkan pariwisata, maka alokasinya harus ditingkatkan agar bisa berdampak secara ekonomi,” ujarnya, Jum’at (14/3/2025).
Menurut Viktor, dana yang tersedia sejauh ini hanya cukup untuk program pembinaan, seperti pelatihan, tanpa ada perkembangan berarti dalam infrastruktur dan daya tarik wisata.
Ia pun mendesak Pemerintah Kota Samarinda agar lebih fokus dalam mengembangkan sektor ini sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi berkelanjutan.
Lebih lanjut, Viktor juga mengusulkan pemisahan Dinas Pariwisata dari sektor lain agar dapat bekerja lebih optimal. Saat ini, dinas yang menangani pariwisata masih tergabung dengan bidang lain, yang dinilai kurang efektif dalam mendukung pengembangan wisata daerah.
“Kami akan membahas hal ini dengan Wali Kota. Sebaiknya, Dinas Pariwisata memiliki kantor sendiri dengan kepala dinas yang berfokus penuh, seperti sebelumnya. Dengan begitu, program dan pengembangan sektor ini bisa lebih maksimal,” katanya.
Selain menyoroti anggaran, DPRD Samarinda juga sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Desa Wisata. Pansus yang menangani Ranperda ini telah bekerja selama enam bulan, namun sosialisasi aturan tersebut masih tertunda karena menunggu finalisasi anggaran.
Viktor menegaskan bahwa perhatian terhadap destinasi wisata di Samarinda harus lebih ditingkatkan, baik oleh pemerintah, DPRD, maupun para pelaku industri pariwisata.
“Pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya harus lebih serius dalam membangun pariwisata. Dengan perencanaan dan dukungan anggaran yang memadai, sektor ini bisa berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya. (R)
