Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Di wilayah hulu Kukar khususnya Kecamatan Kota Bangun memiliki potensi sektor perikanan yang melimpah. Sehingga potensi tersebut harus dimaksimalkan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Camat Kota Bangun Abdul Karim mengatakan, sebagian besar sumber mata pencaharian masyarakat di Kota Bangun ialah sektor perikanan baik itu nelayan maupun pembudidaya ikan. Di Kecamatan Kota Bangun ini hampir seluruh desa diwilayah perairan, sehingga hal ini menjadi potensi yang harus didukung dan dikembangkan.

“Ada sekitar 50 lebih kelompok nelayan dan pembudidaya ikan di Kecamatan Kota Bangun. Masyareakat memanfaatkan wilayahnya sebagai sumber pencaharian,” kata Abdul Karim.

Ia menyebutkan, keberuntungan para nelayan dalam mendapatkan ikan dengan jumlah banyak pada saat air Sungai Mahakam naik atau pasang. Dalam satu hari para nelayan bisa mencapai 1 kuintal ikan.

“Para nelayan ini tak setiap hari mencari ikan, biasanya 2 hari 1 kali dengan mendapatkan 30 Kg, tapi kalau air pasang bisa mencapai 1 kuintal,” sebutnya.

Dalam mendukung para nelayan dan kelompok budidaya ikan, Pemerintah Kecamatan Kota Bangun melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar.

“Kita lakukan koordinasi dengan DKP Kukar, untuk memberikan bantuan terhadap nelayan dan kelompok perikanan. Selama ini bantuan juga telah diberikan kepada mereka,” ucapnya.

Adapun bantuan yang diberikan berupa sarana dan prasarana perikanan baik keramba, bibit, pakan ternak dan lainnya. Melalui bantuan itu, masyarakat menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah.

Dirinya berharap, dengan bantuan umtersebut dapat meningkatkan produktivitas perikanan. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian nelayan dan kelompok budidaya ikan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *