Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Disdikbud Kukar) mendorong inovasi guru dalam meningkatkan kualitas literasi siswa, khususnya di jenjang Sekolah Dasar (SD).

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan penyediaan buku dan alat peraga edukatif.

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menjelaskan bahwa literasi siswa SD saat ini masih belum optimal dibandingkan jenjang lainnya. Karena itu, penguatan literasi di tingkat dasar menjadi fokus pembenahan pada tahun ini.

“Kalau SMP kita sudah cukup baik. Tapi untuk SD, masih perlu ditingkatkan. Salah satunya dengan menyiapkan alat peraga dan buku yang sesuai,” kata Thauhid.

Menurutnya, pemahaman siswa SD akan lebih cepat jika materi disampaikan lewat visualisasi atau media interaktif. Oleh karena itu, pengadaan alat bantu belajar menjadi bagian penting dari strategi peningkatan mutu.

“Kita tidak hanya fokus di fisik bangunan sekolah, tapi juga ke dalam kelasnya. Isi ruang belajar itu harus mendukung proses mengajar dan belajar,” jelasnya.

Selain buku dan alat peraga, pengembangan teknologi di sekolah-sekolah diperlukan. Program seperti Sekolah Google telah dilengkapi perangkat Chromebook untuk menunjang pembelajaran berbasis digital.

“Kita sudah belikan Chromebook ke sekolah-sekolah. Itu bagian dari penguatan kualitas, supaya siswa makin adaptif dengan teknologi,” ucap Thauhid.

Dengan langkah-langkah tersebut, Disdikbud Kukar berharap capaian literasi di tingkat SD bisa segera menyusul jenjang di atasnya.

“Literasi ini jadi perhatian nasional, jadi kita juga harus serius,” tegasnya.

(Adv)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *