Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Dua anak muda dari Kutai Kartanegara resmi menyandang predikat Duta Budaya 2025, setelah melewati seleksi ketat dalam ajang Grand Final Sadi Sengkaka di Taman Tanjong, Sabtu (24/5/2025).

Mereka bukan hanya unggul dari segi penampilan, tapi juga menguasai pengetahuan tentang tradisi lokal yang semakin jarang dikenal anak muda. Seleksi ketat yang dijalani sejak awal tahun itu menyaring 24 peserta hingga menjadi 12 yang dinilai paling layak menjadi Duta Budaya.

Setelah melalui seleksi ketat oleh juri di Grand Final, dua gelar yaitu Sadi dan dan Sengkaka telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Disdikbud Kukar). Untuk gelar Sengkaka diraih oleh Andi M. Adelio dan Nazwa Kirana Firdaus sebagai Sadi.

Menurut Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, duta yang terpilih punya tanggung jawab lebih dari sekadar hadir di acara formal

“Mereka harus menjadi contoh. Anak muda yang bisa menjelaskan budaya, menghidupkannya, dan menjadi jembatan ke generasi selanjutnya,” kata Thauhid.

Selama masa tugasnya, dua sosok ini akan terlibat dalam berbagai kegiatan dari mendampingi tamu resmi, menjadi narasumber lokal, hingga terjun langsung dalam event budaya di desa-desa. Meski tugasnya cukup luas, mereka akan tetap mendapat pembinaan dari tim Disdikbud.

Tak berhenti di tingkat kabupaten, Duta Budaya Kukar tahun ini juga dipersiapkan untuk ajang provinsi. Pemkab ingin perwakilan Kukar tampil percaya diri dan penuh pemahaman, bukan sekadar seremonial.

Uniknya, program ini belum punya anggaran khusus yang besar. Tapi semangat para alumni dan dukungan informal membuatnya tetap berjalan.

“Kami belum bisa kasih banyak insentif, tapi semangat anak-anak ini luar biasa. Mereka tetap aktif memperkenalkan budaya Kukar dengan cara mereka sendiri,” ujar Thauhid.

Perjalanan mereka sebagai Duta Budaya baru saja dimulai, namun peran yang diemban tidak ringan. Di tengah arus modernisasi, menjaga identitas budaya jadi tantangan nyata. Dan kali ini, Kukar memilih melawan lupa lewat energi anak mudanya.

(Adv. R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *