Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Pelaku UMKM dinilai memiliki peran strategis tidak hanya dalam membuka lapangan kerja, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat mulai tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengatakan pembinaan UMKM harus diperluas dan tidak bersifat seremonial, melainkan menyentuh langsung kebutuhan pelaku usaha di lapangan.

Ia menyebut, akses permodalan, pelatihan manajemen usaha, digitalisasi pemasaran, dan kemudahan perizinan harus menjadi fokus kebijakan pemerintah daerah agar UMKM mampu bersaing.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Kota Samarinda. Jika kita ingin ekonomi daerah kuat, maka UMKM-nya harus kuat dulu. Kami di Komisi II terus mendorong Pemkot agar program pembinaan diperluas, mulai dari permodalan, pelatihan, sampai pemasaran digital,” ujar Iswandi.

Menurut politisi yang membidangi perekonomian tersebut, tantangan UMKM saat ini adalah daya saing produk dan jangkauan pasar. Karena itu, ia meminta pemerintah memastikan produk lokal UMKM bisa masuk ke pasar modern dan e-katalog pemerintah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi daerah.

“Kami di DPRD melalui pembahasan anggaran memastikan pemberdayaan ekonomi kerakyatan tetap jadi prioritas. Tapi masyarakat juga harus bangga pakai produk lokal kita sendiri. Itu bentuk dukungan paling nyata untuk UMKM Samarinda,” tegasnya.

DPRD berharap dengan penguatan tersebut, semakin banyak UMKM yang naik kelas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing Kota Tepian.

Editor: RF
Sumber: A

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *