Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda – Memasuki paruh kedua tahun 2026, DPRD Kota Samarinda terus menempatkan fungsi pengawasan sebagai bagian penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai tujuan. Perencanaan yang matang dinilai harus diikuti dengan pengawasan ketat pada tahap pelaksanaan di lapangan.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pembahasan antara Komisi III DPRD Kota Samarinda dengan perangkat daerah teknis, termasuk Bapperida, mengenai program kerja dan arah perencanaan pembangunan tahun 2026 serta rencana kerja 2027.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, H. Deni Hakim Anwar, S.H, bersama jajaran komisi mendorong agar program pembangunan memiliki kesinambungan yang jelas antara kebutuhan masyarakat, kemampuan anggaran dan target yang ingin dicapai.

“Tugas kami di Komisi III tidak hanya membahas perencanaan di ruang rapat, tapi mengawal sampai ke pelaksanaan. Perencanaan yang bagus harus diiringi pengawasan yang kuat di lapangan, agar hasilnya benar-benar dirasakan warga,” ujar Deni Hakim Anwar.

DPRD memandang evaluasi berkala sangat diperlukan agar program yang sudah direncanakan dapat diketahui tingkat keberhasilannya. Apabila terdapat kendala di lapangan, pemerintah daerah dapat segera melakukan langkah perbaikan dan penyesuaian.

“Setiap program harus ada evaluasinya. Kalau ada kendala teknis, kualitasnya kurang, atau tidak sesuai kebutuhan warga, harus segera kita perbaiki. Jangan sampai pembangunan hanya mengejar kuantitas saja,” tegasnya.

Pengawasan juga dibutuhkan untuk memastikan pembangunan tidak hanya mengejar target kuantitas. Kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat harus menjadi indikator yang tidak kalah penting.

Bagi DPRD, pembangunan infrastruktur memiliki kaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Jalan lingkungan, drainase, turap, fasilitas publik maupun infrastruktur pendukung lainnya harus dirancang berdasarkan kebutuhan riil dan kondisi karakteristik kawasan.

Karena itu, sinergi antara DPRD dan pemerintah kota menjadi faktor kunci. Dengan komunikasi yang berjalan baik, proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan diharapkan semakin terarah, terukur, dan memberikan manfaat luas bagi warga Kota Tepian.

Editor: RF
Sumber: A

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *