Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda — Pengembangan ruang publik Teras Samarinda II di kawasan tepian Sungai Mahakam kembali menjadi perhatian serius DPRD Kota Samarinda. Sebelum digunakan secara penuh dan diresmikan untuk publik, berbagai fasilitas di kawasan tersebut diminta dipastikan dalam kondisi layak, aman, dan siap pakai 100 persen.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, S.Sos, yang masih aktif periode 2024-2029, mendorong penyempurnaan sejumlah fasilitas yang masih membutuhkan perhatian dan perbaikan di lapangan.

“Teras Samarinda II ini adalah ikon baru dan kebanggaan warga Samarinda. Kita apresiasi Pemkot sudah membangun ruang publik yang bagus. Tapi sebelum dibuka penuh, pastikan semua fasilitasnya benar-benar siap, aman, dan nyaman,” ujar Abdul Rohim.

Menurut politisi PKS tersebut, ruang publik yang menggunakan anggaran daerah yang tidak sedikit harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak, lansia, dan keluarga yang akan beraktivitas di sana.

“Jangan sampai ada fasilitas yang masih setengah jadi atau membahayakan. Misalnya penerangan, pagar pengaman di tepi sungai, toilet, tempat duduk, dan akses difabel. Itu semua harus dicek ulang,” tegasnya.

Selain kondisi fisik bangunan, aspek pemeliharaan dan pengelolaan jangka panjang juga perlu dipikirkan sejak awal dan harus memiliki konsep yang jelas.

DPRD tidak ingin fasilitas yang baru selesai dibangun dengan anggaran miliaran rupiah tersebut justru cepat mengalami kerusakan, kumuh, dan terbengkalai karena tidak memiliki pola pengelolaan, SOP perawatan, dan anggaran pemeliharaan yang jelas.

“Kita sering lihat, selesai dibangun bagus, 6 bulan kemudian rusak dan tidak terawat. Pola pengelolaan Teras Samarinda II ini harus jelas dari sekarang. Siapa yang mengelola, siapa yang membersihkan, siapa yang mengamankan, dan anggarannya dari mana,” tambahnya.

Teras Samarinda II diharapkan dapat menjadi ruang interaksi baru bagi masyarakat, ruang ekspresi anak muda, sekaligus mendukung tumbuhnya kegiatan ekonomi kreatif, UMKM, dan pariwisata tepi sungai yang menjadi ciri khas Kota Samarinda.

DPRD akan terus mengawasi perkembangan fasilitas tersebut agar manfaat pembangunan yang dibiayai dari uang rakyat benar-benar dapat dirasakan secara maksimal dan berkelanjutan oleh warga Kota Samarinda.

Editor: RF
Sumber: A

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *