Timesnusantara.com – Samarinda — Produk air minum dalam kemasan (AMDK) merek Samaqua milik Perumdam Tirta Kencana Samarinda dinilai memiliki peluang dan potensi ekonomi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pendapatan utama badan usaha daerah.
DPRD Kota Samarinda mendorong pengelolaan produk tersebut dilakukan dengan pendekatan bisnis yang lebih agresif, profesional, dan modern, namun tetap memperhatikan kualitas air, higienitas, dan standar kesehatan.
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, S.T., M.Si, yang membidangi perekonomian dan BUMD, menilai penguatan jaringan distribusi dan pemasaran menjadi salah satu kunci utama agar produk lokal kebanggaan Samarinda tersebut dapat menjangkau konsumen lebih luas dan tidak hanya beredar di lingkup internal.
“Samaqua ini potensinya luar biasa. Kualitas airnya bagus, sudah memenuhi standar. Tinggal bagaimana strategi bisnisnya. Jangan hanya dijual di kantor-kantor pemerintah saja, tapi harus agresif masuk ke pasar umum,” ujar Iswandi.
Menurutnya, DPRD melihat peluang besar kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha UMKM, perhotelan, restoran, perkantoran, kegiatan pemerintahan, BUMN, hingga sektor swasta dan event-event besar di Samarinda.
“Kita punya ribuan kantor, hotel, restoran, dan kegiatan pemerintahan setiap hari. Itu pasar yang sangat besar. Perumdam harus jemput bola, buat kerja sama, buat paket langganan. Jangan kalah bersaing dengan produk luar yang justru masuk ke Samarinda,” tegasnya.
Dengan pemasaran yang lebih terarah, branding yang kuat, serta jaminan kualitas yang konsisten, produk Perumdam diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal warga Samarinda, tetapi mampu bersaing secara kompetitif dengan produk AMDK nasional sejenis yang sudah lebih dulu menguasai pasar.
“Kuncinya ada di distribusi dan promosi. Perkuat armada distribusi, perbanyak agen, manfaatkan digital marketing. Kalau dikelola secara profesional seperti perusahaan swasta, saya yakin Samaqua bisa jadi tuan rumah di kota sendiri,” tambahnya.
Sehingga ia berharap pengembangan unit usaha daerah seperti Samaqua dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga tidak hanya memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian lokal dan membuka lapangan kerja, tetapi juga memberikan kontribusi dividen yang signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.
Editor: RF
Sumber: A
