Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda – Polresta Samarinda bersama masyarakat Kecamatan Palaran menggelar Salat Istisqa dan doa bersama sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan sekaligus perlindungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Minggu (6/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Camat Palaran Muhammad Dahlan, S.STP., M.Si., Kapolsek Palaran AKP Wawan Gunawan, S.H., M.H., Danramil Palaran Mayor Czi Edy Purwanto, Wakapolsek Palaran AKP Taufik Hidayat, unsur TNI-Polri, serta sekitar 1.000 jamaah dari masyarakat sekitar.

Salat Istisqa dipimpin KH. Muhammad Yusuf sebagai imam, sementara Ustadz Choirul Anam, S.Pd.I., bertindak sebagai khatib. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun dan kondisi kemarau yang melanda wilayah Palaran dapat segera berakhir.

Kapolsek Palaran AKP Wawan Gunawan dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dari Kapolresta Samarinda yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas kedinasan yang tidak dapat diwakilkan. Meski demikian, Kapolresta menitipkan salam serta doa agar pelaksanaan Salat Istisqa berjalan lancar dan mendapat keberkahan dari Allah SWT.

AKP Wawan menjelaskan, musim kemarau dengan kondisi cuaca panas dan lahan yang semakin kering berpotensi meningkatkan risiko terjadinya Karhutla. Karena itu, upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, saat ini wilayah Kota Samarinda, khususnya Kecamatan Palaran, tengah menghadapi musim kemarau. Kondisi cuaca panas dan lahan yang kering meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Menurutnya, pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat.

Selain melaksanakan pengamanan kegiatan, personel Polsek Palaran juga membagikan masker kepada jamaah sebelum Salat Istisqa dimulai. Pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan potensi munculnya kabut asap akibat Karhutla.

Melalui Salat Istisqa dan doa bersama ini, masyarakat berharap hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan kembali lebih aman dan memberikan keberkahan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WITA dan berlangsung tertib, khidmat, aman, serta kondusif.

Editor : RF

Sumber : Humas Polresta Samarinda

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *