Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda – DPRD Kota Samarinda menyoroti pelayanan rumah sakit ketika pasien harus menunggu lama karena keterbatasan ruang perawatan dan belum mendapatkan kepastian.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, meminta pihak rumah sakit untuk memberikan informasi yang jelas, terbuka, dan humanis kepada pasien dan keluarga mengenai kondisi ketersediaan kamar serta perkiraan waktu tunggu.

“Jangan dibiarkan menunggu tanpa kepastian. Rumah sakit harus sampaikan kondisinya seperti apa, kamarnya penuh atau bagaimana, dan kira-kira berapa lama harus menunggu. Keluarga butuh kejelasan,” ujar Anhar.

Menurut politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu, komunikasi yang terbuka sangat penting agar keluarga pasien tidak berada dalam situasi cemas dan tanpa kepastian ketika sangat membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Pelayanan kesehatan itu bukan cuma soal obat dan kamar, tapi juga soal komunikasi. Kalau komunikasinya baik, keluarga akan lebih tenang dan memahami situasinya,” jelasnya.

DPRD juga mendorong evaluasi terhadap mekanisme pelayanan dan sistem manajemen kamar di rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, agar persoalan serupa dapat menjadi bahan perbaikan ke depan dan tidak terus berulang.

Editor : RF
Sumber : A

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *