Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur semakin serius dalam memastikan pendidikan dan layanan kesehatan dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkendala biaya. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan bahwa Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai pendidikan gratis telah selesai dirancang dan akan segera diteken dalam waktu dekat.

“Pergub pendidikan gratis sudah rampung. Minggu depan akan kita sahkan di ladang Pak Gubernur, setelah itu langsung berjalan,” ungkap Seno Aji, Sabtu (8/3/2025).

Menurutnya, kebijakan ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan tanpa klasifikasi tertentu. Dengan adanya aturan ini, Pemprov Kaltim memastikan bahwa setiap anak di daerah ini memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan.

Namun, program kuliah gratis hanya diperuntukkan bagi mereka yang berusia maksimal 25 tahun.

“Kami ingin yang kuliah adalah generasi muda. Jangan sampai ada yang usia 50 tahun baru daftar S1, itu kan aneh,” selorohnya.

Selain pendidikan, Pemprov Kaltim juga memastikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk menanggung biaya BPJS Kesehatan kelas 3 agar lebih banyak warga yang mendapatkan akses layanan medis.

“BPJS gratis kita siapkan. Pak Gubernur sudah menegaskan bahwa masyarakat tidak mampu akan menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Dengan kebijakan ini, Pemprov Kaltim berharap masyarakat dapat memperoleh pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih merata, sehingga kesejahteraan daerah dapat terus meningkat. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *