Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan komitmennya untuk memastikan pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama dalam masa kepemimpinannya.

Ia menekankan bahwa seluruh anak di Kaltim harus mendapatkan akses pendidikan tanpa terkecuali, dengan skema pembiayaan yang langsung ditanggung oleh pemerintah provinsi.

Kebijakan ini membuat program beasiswa Kaltim Tuntas yang sebelumnya dijalankan di era Gubernur Isran Noor tidak lagi menjadi fokus utama. Sebagai gantinya, pemerintah akan menanggung penuh biaya pendidikan bagi seluruh siswa.

“Kita tidak ada beasiswa lagi. Insya Allah semua anak-anak di Kaltim bisa sekolah, karena ditanggung langsung oleh pemerintah provinsi,” ujar Rudy Mas’ud pada Sabtu (8/3/2025).

Untuk merealisasikan program ini, pemerintah akan melakukan optimalisasi anggaran dengan memangkas pengeluaran di sektor lain yang dianggap kurang prioritas.

“Kurangi anggaran di pos lain agar pendidikan anak-anak kita bisa terjamin,” tambahnya.

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius. Gubernur memastikan bahwa masyarakat, terutama golongan kurang mampu, akan mendapatkan jaminan kesehatan melalui BPJS yang biayanya ditanggung pemerintah daerah.

“Insya Allah BPJS kita cukup. Masyarakat yang tidak mampu akan menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Rudy menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk pendidikan minimal sebesar 20 persen, sementara sektor kesehatan mendapat porsi minimal 10 persen. Namun, ia membuka peluang untuk menyesuaikan angka tersebut jika ada kebutuhan lebih mendesak di lapangan.

Di sisi lain, mengenai reformasi birokrasi, ia mengungkapkan bahwa kebijakan rotasi pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih dalam tahap kajian dan akan disesuaikan dengan kondisi Kalimantan Timur.

“Kita akan godok kebijakannya dulu. Nanti akan kita sesuaikan dengan situasi dan kebutuhan daerah,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan layanan pendidikan dan kesehatan di Kalimantan Timur semakin berkualitas serta dapat diakses secara lebih merata oleh seluruh masyarakat. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *