Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Pemkab Kukar melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong, sejak 11-12 Maret 2025.

Adapun tujuan dari kegiatan itu ialah untuk menstabilkan harga dan ketersediaan bahan bahan pokok, khususnya pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar H Sunggono dan dihadiri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, unsur forkopimda dan tamu undangan lainnya.

H Sunggono mengatakan, pelaksanaan GPM ini bagian dari upaya pemerintah daerah terhadap penanganan inflasi. Inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak pada daya beli masyarakat, sehingga perlu adanya langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan.

“Salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), yang bertujuan untuk menggerakkan potensi perekonomian masyarakat agar lebih sejahtera dan berdaya,” kata Sunggono.

Ia menyebutkan, terjadi fluktuasi terhadap komoditas khususnya bahan bahan pokok penting ialah, rantai distribusi yang belum efisien. Masih terdapat wilayah yang mengalami ketidakcukupan pasokan, sehingga menyebabkan disparitas harga antara daerah satu dengan lainnya.

Dalam menjaga kestabilan stok ketersediaan dan harga bahan bahan pokok, pemerintah daerah komitmen terus melakukan pengawasan, memperkuat kebijakan serta memperkuat koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Bulog, distributor, dan petani lokal, untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil dan terpenuhi di seluruh wilayah Kukar.

“Menjaga ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menghadapi tantangan inflasi,” sebutnya.

Melalui GPM ini, harapannya masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, serta petani dan produsen lokal dapat lebih diberdayakan. Dengan demikian, tidak hanya ketahanan pangan yang terjaga, tetapi juga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *