Timesnusantara.com — Samarinda. Keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di kawasan Jalan Teuku Umar, Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, menjadi sorotan warga setempat. Selain mengeluarkan bau tak sedap, tumpukan sampah yang meluber hingga ke badan jalan juga kerap mengganggu aktivitas warga, terutama karena proses pengangkutannya dinilai lambat.
Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Samarinda, Moh Yusrul Hana, menegaskan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi atas permasalahan yang berulang ini.
“Saya sudah menerima banyak keluhan dari warga mengenai TPS ini. Masalahnya bukan hanya sampah yang menumpuk dan mengganggu pengguna jalan, tetapi juga keterlambatan pengangkutan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda. Kami akan segera berkoordinasi agar persoalan ini tidak terus berlarut,” ujarnya, Sabtu (15/3/2025).
Menurut Yusrul, langkah cepat sangat diperlukan untuk memastikan sampah tidak terus menumpuk dan menyebabkan dampak yang lebih luas.
Ia menyoroti bagaimana keberadaan TPS tersebut tidak hanya mengganggu pengendara dan pejalan kaki, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan akibat pencemaran udara dari bau yang menyengat.
Sebagai bagian dari upaya penyelesaian, Yusrul mengusulkan beberapa opsi, termasuk evaluasi sistem pengangkutan sampah serta kemungkinan relokasi TPS ke lokasi yang lebih sesuai.
“Kami akan memanggil dinas terkait untuk membahas langkah konkret, baik dalam memperbaiki manajemen pengelolaan sampah maupun mencari lokasi TPS yang lebih layak,” pungkasnya. (R)
