Timesnusantara.com Samarinda — Pengerjaan median jalan di sejumlah titik Kota Samarinda kembali menuai sorotan. Anggota DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, melontarkan kritik keras terhadap kualitas pekerjaan yang dinilai jauh dari standar, khususnya pada proyek di ruas Jalan Pahlawan.
Afif menilai kontraktor pelaksana tidak menunjukkan profesionalitas dalam mengerjakan proyek tersebut.
“Kontraktornya seharusnya dapat bekerja dengan lebih baik,” tegasnya, Kamis (20/11/2025).
Ia menyoroti pembongkaran median yang dilakukan tergesa-gesa tanpa menyiapkan material pengganti. Kondisi ini membuat area proyek tampak berantakan dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.
“Material seharusnya dipersiapkan terlebih dahulu sebelum pembongkaran. Kalau tiba-tiba banjir, tanahnya bisa hanyut,” jelasnya.
Afif menekankan pentingnya mitigasi risiko dan meminta kontraktor segera memperbaiki situasi di lapangan agar proyek tidak menimbulkan dampak tambahan bagi masyarakat.
Proyek median jalan yang menelan anggaran sekitar Rp5 miliar itu kini mendapat kritik karena dinilai kurang matang dalam perencanaan dan cenderung mengabaikan aspek keselamatan serta kenyamanan publik.
Editor : RF
Penulis : Dani
