Timesnusantara.com – Samarinda – Pengembangan olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi atlet. DPRD Kota Samarinda melihat penyelenggaraan event olahraga berskala nasional juga memiliki peluang untuk menggerakkan sektor ekonomi, khususnya usaha masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Maswedi, menanggapi penyelenggaraan Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 di GOR Segiri Samarinda yang dihadiri ratusan atlet dari berbagai daerah.
Menurut Maswedi, DPRD menilai penyelenggaraan kompetisi tingkat nasional dapat menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan Samarinda sekaligus mendorong potensi sport tourism.
“Event olahraga nasional itu efeknya tidak hanya di arena pertandingan. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial dan keluarganya itu menggerakkan ekonomi. Hotel penuh, UMKM kuliner laku, pariwisata ikut terpromosikan. Ini yang harus kita tangkap sebagai peluang,” ujar Maswedi.
Karena itu, DPRD mendorong agar penyelenggaraan event olahraga ke depan dapat dikemas secara terintegrasi dengan melibatkan pelaku UMKM, ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.
“Jangan hanya selesai di GOR saja. Ke depan, setiap event olahraga harus dikolaborasikan dengan bazar UMKM, pameran ekraf, dan paket wisata. Jadi olahraga dan ekonomi kreatif bisa berjalan bersamaan. Itu konsep sport tourism yang kita dorong,” tambahnya.
Selain manfaat ekonomi, kompetisi tingkat nasional juga dapat menjadi motivasi bagi atlet muda Samarinda untuk meningkatkan kemampuan. Keberadaan fasilitas olahraga yang representatif seperti GOR Segiri perlu dimanfaatkan untuk kegiatan pembinaan secara berkelanjutan.
DPRD berharap kolaborasi pemerintah, organisasi olahraga dan masyarakat dapat semakin diperkuat. Event olahraga yang terencana dinilai dapat memberikan dua manfaat sekaligus, yakni meningkatkan prestasi sekaligus memperkenalkan Samarinda kepada masyarakat dari luar daerah.
Editor: RF
Sumber: A
